Minggu, 16 Agustus 2015

INFO KLASIKA | INTERIOR



Suntikan Segar di Area Dapur

By Kevin

Bangunan sebagai hasil karya manusia juga merupakan bentuk komunikasi seperti halnya bahasa. Oleh karena itu, beragam unsur berupaya disajikan dalam suatu bangunan.

RUMAH urban mensyaratkan beberapa hal untuk melengkapi kenyamanan berhuni. Praktis, fungsional, tetapi juga mengusung estetika tinggi. Setiap perabot yang mengisi suatu area rumah bisa dipastikan tak hanya berguna dari sisi fungsi, tetapi juga mengedapankan gaya harmonisasi desain interior secara keseluruhan. Dapur pun berubah wajah. Ia kini termasuk area yang selalu dipamerkan.

Dalam perjalanannya, dapur tak semata tempat untuk mengolah makanan dan memasak. Ia kini juga dianggap sebagai pusat kehidupan di rumah, di mana proses komunikasi antaranggota keluarga terjalin hangat.

Material, warna, hingga tata letak furniture dapur terus diubah demi mendapatkan titik kenyamanan optimal bagi pengguna. Para perancang mengemasnya dalam sebuah sistem terintegrasi yagn kini melahirkan konsep lifestyle kitchen untuk menyesuaikan gaya hidup pemakainya. Inovasi dan teknologi terkini disematkan dalam setipa rancangan perabot dapur tersebut. Hal ini meliputi riset material baru, pengembangan cara terkini untuk struktur dapur, serta mencari mekanisme yang dapat meningkatkan fungsi serta manfaat dari sebuah desain. Tak terkecuali, tampilannya yang memikat mata.

Para desainer dunia saling berlomba melahirkan rancangan dapur yang inovatif sekaligus eksklusif. Kedetailan rancangan dan pemilihan material menjadi salah satu tolok ukur kecanggihan Compasso d’oro alla Carierra (Golden Compass for Lifetime Achievement) tahun 1995, yang merupakan penghargaan tertinggi dalam asosiasi industry desain Italia, memunculkan nama Boffi sebagai satu-satunya pembuat desain dapur yang mendapat penghargaan tersebut.

Pada 2 Juni lalu, Boffi berkenalan dengan Indonesia melalui dua koleksi terbarunya, yakni k20 (K-Twenty) yang dirancang oleh Norbert Wangen dan Aprile yang diciptakan Pierro Lissoni. K20 menampilkan material baru untuk area worktop dan pintu, sementara tepi pintu tersembunyui di pinggir panel sehingga terlihat lebih rapi. Bagian back-splash dilengkapi laci dengan lampu terintegrasi.

Lain halnya dengna koleksi Aprile yang menampilkan material dari bahan alami, seperti kayu yagn menggunakan teknik finishing terkini, dipadu baja antikarat dan batuan alami dengan beragam ketebalan. Inovasi material ini memberi solusi untuk area worktop dan area makan yang lebih luas. Dengan sistem ventilasi luar yagn inovatif pada bagian hood, kaki-kaki perabot menggunakan bahan baja antikarat untuk menyangga area breakfast bar yang terbuat dari kayu solid.

Setiap perabot dapur dirancang untuk memenuhi gaya hidup dan kebiasaan pengguna. Tampilan perabotan yang cantik akan semakin membuat anda betah berlama-lama bercengkerama bersama kerabat sembari mengudap.


untuk informasi lebih lanjut anda bisa mengakses www.boffi.com

Rabu, 15 Juli 2015

Langgam Properti

Kembali kepada Tangga

By Kevin

Ada yang kini terpinggirkan pada bangunan-bangunan tinggi. Tangga. Elemen ini kini biasanya dijadikan jalur dalam keadaan darurat saja. Dalam kondisi normal, orang akan memencet tombol untuk berpindah level.

TANGGA, selain menjadi tidak seberfungsi dulu, terkait dengna isu lain, kesehatan dan energy. Hal ini menarik perhatian department of health and mental hygiene’s AS. Di gedung itu, dipasang poster kampanye yang berbuny, “Burn caloris”, not electricity. Take the stairs!” Kampanye ini bertujuan menurunkan menurunkan tingakt obesitas dan gaya hidup tak sehat sekaligus mengajak orang-orang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Tentu saja kita tidak harus menggunakan tangga untuk naik sampai tujuh lantai. Memanfaatkannya untuk dua atau empat lantai pun sudah merupakan kontribusi yang positif.

Menggunakan tangga untuk berakitivitas berdampak signifikan terhadap kesehatan. Seperti kita ketahui, tingkat obesitas di AS tinggi sekali. Sebuah penelitian bahkan megnungkapkan, jika orang Amerika meluangkan waktu untuk menggunakan tangga dua mint lebih lama setiap harinya, mereka dapat membakar kalori dan nantinya bisa mencapai berat badan rata-rata.

Masalahnya, meski kita tahu bahwa menggunakan tangga lebih sehat dan lebih ramah lingkungan daripada memakai lift, rasa malas kerap menghalangi niat memilih tangga. Selain itu, jika tangga berada di posisi yang tidak strategis ata utidak terawatt, kita merasa tidak nyaman menggunakan tangga tersebut. Memahami hambatan psikologis ini, New York City menerapkan strategi lain. Mendorong orang naik tangga dengan mendesain tangga semenarik mungkin.

Bukan sekadar sirkulasi berjalan

Arsitek Tim Burney juga pernah memberikan pernyataan, “Ada masa sebelum lift, ketika tangga merupakan kesempatan besar arsitek untuk mengeksplorasi ruang tiga dimensi.” Sebelum ada lift, tangga menjadi bagian dari ekplorasi kreatif para arsitek. Mereka berupaya mendesain tangga dengan estetis. Hal ini membangun kesempatan bagi para arsitek untuk memberikan solusi yang cerdas.

Hal inilah yang dilakukan Edge Design Institute di Hong Kong. Mereka mengubah tangga umum yang sepi menjadi tempat yang menarik untuk didatangi dalam apa yang mereka sebut The Cascade Project. Terletak di The Centrium, susunan anak tangga ini menawarkan pengalaman berbeda dengan adanya patung-patung asimetris yang bisa dijadikan tempat duduk di baigan pinggirnya. Sistem pencahayaan yang menciptakan atmosfer hangat dihadirkan untuk membuat ruang itu nyaman bahkan di malam hari. Nah, bagaimana cara kita di sini untuk membuat orang kembali tergerak untuk memilih tangga.

Di Indonesia juga tak ketinggalan untuk mengkreasi tangga dengan berbagai macam gaya. Seperti yang dilakukan oleh salah satu pusat perbelanjaan di kawasan kuningan, Jakarta selatan, tanga juga digunakan sebagai alat promosi sebuah produk, dengan menggunakan teknologi LED, tangga yang berada di lobi utama tersebut mampu menampilkan banyak formasi gambar dan pencahayaan warna yagn ramai nang gemerlap.

Selain itu, ada tangga piano di stasiun kereta di Brasil, tepatnya di Stasiun kereta Osacscu. Jika diinjak, tangga akan mengeluarkan irama merdu layaknya tuts pada piano. Menarik ya. Mengkreasikan tangga yang ada di rumah juga dapat dilakukan. Jika bukan pada tangganya langsung, anda dapat menghias dinding sepanjang tangga dengan beragam lukisan, foto, dan benda-benda berharga atau yang dianggap unik lainnya.

Yang perlu diperhatikan adalah tangga kin bukan hanya milik bangunan-bangunan besar. Rumah berlahan terbatas pun sangat membutuhkan elemen ini. Hanya, memang anda dituntut cermat dalam engaplikasikannya agar kehadiran tangga tak justru mempersempit ruang yang sudah terbatas itu.

Sebaiknya tangga didesain dengan baik dan berani. Jangan tanggung-tanggung mengeksplorasi bentuk, detail, dan penggunaan materialnya. Artinya, selain factor struktur yang harus diperhatikan, untuk bisa menjadikan tangga sebagai sesuatu yang monumental di dalam rumah harus berani (ekspresif) dalam menggunakan pilihan material, selain tentunya dari bentuk. Nah, apa pun yang dikreasikan pada tangga merupakan bentuk bagaimana cara kita di sini untuk membuat orang kembali tergerak untuk memilih tangga!.

Catatan : Baluster merupakan penyangga pegangan tangga, biasanya bentuknya mengarah vertikal. Material baluster bisa terbuat dari kayu, besi, beton, baja, dan ada yang menggunakan kaca.


Sabtu, 13 Juni 2015

Info Klasika | arisitektur kota

Kota-kota Paling Berwarna di Dunia
By Kevin
Bangunan sebagai hasil karya manusia juga merupakan bentuk komunikasi seperti halnya bahasa. Oleh karena itu, beragam unsure berupaya disajikan dalam suatu bangunan.
SALAH satunya dari segi visual yaitu warna. Warna mampu menciptakan keindahan saaat diaplikasikan pada sebuah ruangan atau bangunan. Dengan warna, suasana terasa lebih menyenangkan.
Bahkan, beberapa kota di berbagai belahan dunia mengaplikasikan berbagai macam warna pada bangunannya yang akhirnya dapat menunjukkan ciri khas, budaya, kreativitas, dan sejarah. Berikut ini tiga kota paling berwarna di dunia menurut theworldgeography.com.
Willemstad, Belanda
Willemstad adalah kota utama dari Curaco yang terletak di sebelah selatan pulau. Arsitektur colonial Belanda terlihat indah dan menyatu dengan perairan karibia. Distrik Punda merupakan area perbelanjaan utama dan pusat pemerintahan Antilles, Belanda. Punda sendiri merupaka ndistrik tertua Willemstad yang didirikan pada 1634. Bangunan dengan warna-warna cerah membuat para turis ingin berjalan menikmati pemandangna kota yang unik.
Valparaiso, Cile
Valaparaiso adalah sebuah kota di Cile. Rumah-rumah di kota ini dihiasi berbagai warna crah. Hal ini disebabkan pada zaman dahulu ketika kapal-kapal yang sedang bersandar di dermaga akan diperbaiki dan dicat ulang, mereka akan meninggalkan cat ekstra di dermaga. Penduduk kota akan mengambil apa pun yang dapat diambil untuk mewarnai rumah mereka. Rumah-rumah penuh warna telah menjadi ciri khas Valparaiso.
Guanajuato City, Meksiko
Terletak di pegunungan Sierra de Guanajuato, bediri salah satu kota indah, Guanajuato. Kota ini didirikan pada 154 dekat dengan tambang perak terkaya di Meksiko. Jalanan dan lorong kota Guanajuato yang penuh dengan warna tersebar di segala arah, sementara sebagian besar lalu lintas kendaraan umum melalui terowongan bawah tanah sehingga menjadi kota yang sangat nyaman bagi para pejalan kaki.
Juzcar, Spanyol
Ingat film animasi Smurf yang populer sekitar 2011? Seperti itulah kota yang berada di selatan Spanyol. Rumah-rumah bercat biru, layaknya tempat tinggal Smurf. Setelah mengubah diri seprti hunian Smurf, wisatawan yang datang ke kota ini semakin meningkat. Penduduk pun mulai hidup melalui sector pariwisata. Mereka mempertahankan warna biru yang makin banyak mendatangkan wisatawan.

Rabu, 13 Mei 2015

Langgam Properti

Kolam Renang Alami di Swiss
By Kevin
Kehidupan modern yang ditandai oleh industrialisasi di berbagai bidang membuat kita semakin jaruh dari konsep hidup alami atau dekat dengan alam. Namun, jika ada kreativitas untuk mendekatkan alam ke dalam aktivitas kita dengan konsep kekinian, hal ini dapat menjadi angin penyejuk di tengah kerinduan manusia akan alam yang hijau nan asri seperti yang dilakukan oleh firma arsitektur Swiss bernama Herzog & de Meuron.
FIRMA yang didirikan sejak 1978 oleh Jacques Herzog dan Pierre de Meuron ini menghadirkan kolam renang umum alami yang diberi nama natural swimming pool. Mengutip herzogdemeuron.com, setelah memenangkan kompetisi desain pada 1979 da nbeberapa proyek yang belum direalisasikan dalam tahun-tahun berikutnya, Herzog & de Meuron kembali menghadirkan ide kreatif dalam bentuk fasilitas umum berupa kolam renang.
Mereka mengubah sebuah perspektif dengan mendorong gagasan untuk meninggalkan konsep kolam renang konvensional dengan sistem pengolahan air yang mekanik dan kimia beralih ke kolam renang yang sistem pengolahan airnya lebih dekat ke kondisi alami dengan filtrasi biologis. Kolam renang yang awalnya berstandar geometris diubah menjadi danau mandi, dengan sistem teknis dan mesin air dilenyapkan.
Kedua hal itu digantikan dengan sebuah jeram atau kolam kecil yang berfungsi sebagai penyaringan dan sumber air. Di pinggir-pinggir kolam renang ditanam  beberapa macam tumbuhan air. Begitu juga dengan bagian dalam kolam tersebut shingga kesan kolam renang buatan Herzog & de Meuron seakan-akan seperti rawa atau danau kecil.
Uniknya dengan kesan tersebut, kolam renang alami yagn diberi nama Natubad Riehen ini diperlakukan seperti rawa atau dana kecil yang sebenarnya. Para pengunjung dapat masuk ke dalam kolam renang dengan berbagai cara, seperti dengan berjalan lembut seperti ingin masuk ke dalam pantai atau melompat dari dok kayu yang juga sengaja dihadirkan.
Dengan ditanamnya berbagai macam tumbuhan di pinggir dan dalam kolam renang, hal ini membuat tidak digunakannya bahan-bahan kimia untuk membersihkan air. Semua proses yang ada di kolam renang ini terjadi secara alami. Untuk menghargai proses ekologi yang berlangsung di kawasan kolam renang alami ini, pengunjung kolam renang dibatasi hanya sekitar 2.000 orang setiap harinya.
Selain menciptakan Natubad Riehen, Herzog & de Meuron merupakan arsitek dari Allianz Arena Muenchen, Stadion nasional Beijing, Pengembangan Walker Art Center Minneapolis, dan switchtower jalur kereta  api utama Basel.
Catatan : Fill & Draw Pools merupakan tipe kolam renang yang menggunakan air secara terus-menerus dalam satu periode waktu tertentu. Jika air kolam tampak kotor, baru dikuras dan seluruh airnya diganti dengan yang baru. Untuk menilai kotor tidaknya air, yaitu dengan cara melihat langsung keadaan airnya atau menghitung jumlah perenang yang menggunakannya.

Senin, 13 April 2015

Info Klasika | Arsitektur

Kisah di Balik Gaya Arsitektur Gotik
By Kevin
KETIKA menjelajahi kota-kota di Eropa, boleh jadi anda akan terpana melihat bangunan-bangunan tua seperti gereja masih berdiri dengan kokoh dan terawat. Selain itu, yang membuat takjub adalah gaya arsitektur yang diperlihatkan sangat menarik.
Salah satu gaya arsitektur yang sering terlihat pada bangunan-bangunan di Eropa adalah gaya arsitektur gotik.
Arsitektur gotik adalah gaya arsitektur yang digunakan selama abad pertengahan tengah dan akhir. Gaya ini berevolusi dari arsitektur Romanesque dan diteruskan oleh arsitektur renaisans. Arsitektur ini berasal dari Peranics saat para tukang bangunan, pembuat gelas, dan perajin seni lainnya yang inegin merealisasikan keinginan dari pemimpin agama mereka.
Gotik pertama kali di perkenalkan dengan nama French Style atau Gaya ala Perancis. Model aristektur ini menerapkan ketegasan yang ditampilkan pada bentuk-bentuk lengkungan, kaca yan berwarna-warni, dan batu pahatan. Pada gaya arsitektur Perancis klasik ini, segala hal yang berbau natural tidak diperlihatkan.
Meskipun seniman Italia sendiri menyebut gaya arsitektur model ini sebagai gaya arsitektur kaum bar-bar, faktanya gay arsitektur ala Perancis atau Gotik banyak diterapkan pada bangunan-bangunan menakjubkan. Kini, gaya gotik juga diterapkan pada rumah-rumah modern zaman sekarang.
Dalam arsitektur gotik, kapur putih digunakan sebagai dekorasi patung, marmer digunakan sebagai fitur bangunan, dan batu bata digunakan sebagai dinding bangunan yang disebut dengan ‘Backsteingotik’ seperti di Jerman dan Skandinavia. Filsafat arsitektur gotik adalah vertikalisme, transparan, dan hiasan. Garis vertikal mengungkapkan ciri zaman yang mengarah total pada pengabdian ke Tuhan Yang Maha Esa.