Sabtu, 13 Juni 2015

Info Klasika | arisitektur kota

Kota-kota Paling Berwarna di Dunia
By Kevin
Bangunan sebagai hasil karya manusia juga merupakan bentuk komunikasi seperti halnya bahasa. Oleh karena itu, beragam unsure berupaya disajikan dalam suatu bangunan.
SALAH satunya dari segi visual yaitu warna. Warna mampu menciptakan keindahan saaat diaplikasikan pada sebuah ruangan atau bangunan. Dengan warna, suasana terasa lebih menyenangkan.
Bahkan, beberapa kota di berbagai belahan dunia mengaplikasikan berbagai macam warna pada bangunannya yang akhirnya dapat menunjukkan ciri khas, budaya, kreativitas, dan sejarah. Berikut ini tiga kota paling berwarna di dunia menurut theworldgeography.com.
Willemstad, Belanda
Willemstad adalah kota utama dari Curaco yang terletak di sebelah selatan pulau. Arsitektur colonial Belanda terlihat indah dan menyatu dengan perairan karibia. Distrik Punda merupakan area perbelanjaan utama dan pusat pemerintahan Antilles, Belanda. Punda sendiri merupaka ndistrik tertua Willemstad yang didirikan pada 1634. Bangunan dengan warna-warna cerah membuat para turis ingin berjalan menikmati pemandangna kota yang unik.
Valparaiso, Cile
Valaparaiso adalah sebuah kota di Cile. Rumah-rumah di kota ini dihiasi berbagai warna crah. Hal ini disebabkan pada zaman dahulu ketika kapal-kapal yang sedang bersandar di dermaga akan diperbaiki dan dicat ulang, mereka akan meninggalkan cat ekstra di dermaga. Penduduk kota akan mengambil apa pun yang dapat diambil untuk mewarnai rumah mereka. Rumah-rumah penuh warna telah menjadi ciri khas Valparaiso.
Guanajuato City, Meksiko
Terletak di pegunungan Sierra de Guanajuato, bediri salah satu kota indah, Guanajuato. Kota ini didirikan pada 154 dekat dengan tambang perak terkaya di Meksiko. Jalanan dan lorong kota Guanajuato yang penuh dengan warna tersebar di segala arah, sementara sebagian besar lalu lintas kendaraan umum melalui terowongan bawah tanah sehingga menjadi kota yang sangat nyaman bagi para pejalan kaki.
Juzcar, Spanyol
Ingat film animasi Smurf yang populer sekitar 2011? Seperti itulah kota yang berada di selatan Spanyol. Rumah-rumah bercat biru, layaknya tempat tinggal Smurf. Setelah mengubah diri seprti hunian Smurf, wisatawan yang datang ke kota ini semakin meningkat. Penduduk pun mulai hidup melalui sector pariwisata. Mereka mempertahankan warna biru yang makin banyak mendatangkan wisatawan.