Minggu, 05 Mei 2019

Kiat Cerdik Menyatukan Interior dengan Taman!

By Kevin
#Seluruh bagian fasadnya dibuat mengkilap dengan tambahan pintu geser sehingga membuat keluarga McLaughlin dengan mudahnya bercengkrama di teras atau belakang rumah. Jendelanya besar dan tinggi sehingga berguna untuk membuat banyak cahaya matahari masuk ke dalam rumah.
#Tujuannya adalah menciptakan sebuah rumah yang terang, bernuansa hangat, dan langsung terhubung dengan taman agar anak-anaknya bisa bermain dengan mudah, baik di dalam maupun di luar rumah.
#Open House terletak di sebidang tanah yang dikelilingi taman. Lantai dasar rumah itu dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi ruang terbuka dengan jendela berbingkai tinggi memenuhi sudut-sudut ruangannya.
Seorang arsitektur seringkali memiliki ide-ide yang menarik terutama dalam hal desain rancang bangun. John McLaughlin sepertinya paham betul tentang anggapan tersebut. Tempat tinggalnya bersama keluarganya menjadi proyek untuk mengembangkan ide menariknya itu.
McLaughlin adalah arsitektur berkebangsaan Irlandia. Saat ini ia memiliki rumah di pinggiran kota Dublin, Irlandia. Rumah tersebut kental dengan nuansa kayu yang teduh dan sekitar rumahnya juga dikelilingi taman yang membuat udara di sana sejuk.
McLaughlin kemudian berniat untuk menyatukan hubungan antara interior rumahnya dan taman di sekitar rumah. Karena itulah, ia kemudian menambahkan pintu geser ke kerangka kayu rumahnya agar niat tersebut tercapai.
Rumah di Dublin itu merupakan miliknya. Ia menyebutnya sebagai 'Open House'. Tujuannya adalah menciptakan sebuah rumah yang terang, bernuansa hangat, dan langsung terhubung dengan taman agar anak-anaknya bisa bermain dengan mudah, baik di dalam maupun di luar rumah.
"Saya ingin menikmati sensasi kombinasi ruangan dan cahaya, serta menghilangkan batasan antara dalam dan luar rumah," ujar McLaughlin kepada Dezeen.
 Open House terletak di sebidang tanah yang dikelilingi taman. Lantai dasar rumah itu dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi ruang terbuka dengan jendela berbingkai tinggi memenuhi sudut-sudut ruangannya.
Seluruh bagian fasadnya dibuat mengkilap dengan tambahan pintu geser sehingga membuat keluarga McLaughlin dengan mudahnya bercengkrama di teras atau belakang rumah. Jendelanya besar dan tinggi sehingga berguna untuk membuat banyak cahaya matahari masuk ke dalam rumah.
Layanan dan penyimpanan dalam rumah ini dibangun ke dalam dinding yang membentang keluar dari satu sisi rumah ke rumah sebelah dengan lemari dibangun di bawah tangga sebagai tambahan sarana penyimpanan. Kerangka rumah dan pembungkus yang berbahan kayu mengimbangi jendela-jendela besar di dalam rumah.
"Saya ingin rumah ini memiliki keterbukaan dan pencahayaan yang baik. Dan jendela serta kerangka kayu dapat merealisasikan itu semua," kata McLaughlin.
Awalnya, McLaughlin sama sekali tidak mengerti tentang kayu, karena ia belum pernah membangun rumah dengan nuansa kayu yang begitu erat. Untuk itu, struktur utama rumahnya itu ia serahkan kepada kontraktor spesialis.
Kerangka jendela dan pembungkus bagian luar dibuat dari kayu iroko. Sementara itu, lantai di seluruh rumah dipoles batu gamping hitam dengan jejak fosil terlihat di permukaannya.
Ada empat kamar tidur yang ditempatkan di sudut-sudut lantai atas dengan dua kamar mandi berada di puncak tangga. Adapun bagian luar rumah dibuat dinding pembatas dengan pasir putih untuk tetap menjaga konsistensi ruang eksternal.