Senin, 11 April 2011

Menemukan kemewahan yang sesungguhnya di BSD


Oleh Kevin

Bicara soal kemewahan tidak hanya merujuk pada aneka barang mewah yang berharga sangat mahal. Khusus untuk property, kemewahan yang dimaksud bukan hanya terletak pada lokasi yang strategis atau bangunan yang mentereng, tetapi lebih pad keberadaan ruang terbuka hijau disekitarnya.

Di Jakarta, hampir bisa dipastikan sangat sulit menemukan perumahan yang mampu memberikan ruang terbuka hijau seperti yang diinginkan. Malah boleh dibilang, sebagian besar masyarakatnya mengandalkan keberadaan AC untuk memberi kesejukan.

Tak heran jika hunia di seputar Jakarta yang relative masih lapang dan hijau dengan udara yang relative lebih bersih ketimbang Jakarta menjadi incaran banyak orang. Salah satu kawasan yang saat ini tengah menjadi incaran banyak orang adalah BSD City.

Kawasan BSD City yang dikembangkan oleh pengembang yang memiliki reputasi international seperti property Sinarmas Land, tak diragukan telah menjadi rujukan hunian yang sebagian besar warga yang bermata pencaharian di Jakarta.

Meski berada di pinggiran ibu kota, BSD City mampu menyediakan beragam fasilitas da nakses keluar masuk Jakarta yang mudah dijangkau. Ini menjadi semacam sihir yang menjatuhkan hati seiapa saja yang butuh rumah tinggal.

Setelah sukses membangun di bagian timur Sungai Cisadane, Sinarmas Land melanjutkan permbangunannya pada bagia nsentral dari kawasan sluas 6000 hektar ini. Banyak orang beranggapan bahwa BSD City adalah yang di sisi timur di Sungai Cisadane. Padahal itu baru seperempatnya saja dari BSD.

Tahun 2008 hingga 20 tahun ke depan, akan dikembangkan lagi yang di sebelah barat sungai. Ini merupakan pembangunan fase kedua yakni di daerah sentral, secara orientasi kita sebut sisi barat sungai, meski sebenarnya ada di bagian tengah.

Dalam kurun waktu dua tahun ini, wilayah sentral dari BSD City memang tampak semakin hidup dan semakin berbentuk, baik dari aktivitas social maupun pertumbuhan nilai investasinya. Itu dimulai dari pembangunan kawsan hunian Foresta, yang cluster di dalamnya, saat ini nyaris telah semuanya terjual.

Menyusul sukses kawasan Foresta, Sinarmas Land siap membangun kawasan de Park seluas 66 hektar yang berlokasi di utara Foresta. Semangat Go Green yang diejawantahkan dalam perbanyakan ruang terbuka hijau (RTH) terus dicangkokan Sinarmas Land terhadap produknya, termasuk de Park ini.

Kawasan de Park, secara tak langsung akan dibangun menjadi paru-parunya BSD City. Hal itu bisa dilihat pada bagian timur de Park yang terdapat lapangan golf. Selain itu,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar