Sabtu, 21 Februari 2015

Art Deco Projection Room

By Kevin

Kuat nan kokoh, tapi juga memberikan kesan elegan. Art  Deco adalah nama gayanya. Gaya ini populer pada 1920 hingga 1939 yang banyak digunakan pada desain arsitektur, desain industry, desain interior, lukisan, seni grafis, dan film. Nama art deco berasal dari pameran yang berjudul Paris exposition des Art Decoratifs et Industrie pada 1925 di Perancis.

ART DECO, dalam pengertian tertentu, yakni gabunga ndari berbagai gaya dan gerakan pada awal abad ke-20, termasuk konstruksionisme, kubisme, modernism, Bauhaus, art nouveau, da nfuturisme. Dengan gabungan keenam perspektif itu, art deco dianggap menjadi sebuah gaya yang memiliki konsep lebih modern di kala itu.

Pada desain, art deco banyak menggunakan gradasi warna yang halus serta warna yang mengesankan dengan efek kilauan atau lengkungan logam. Ornament yang digunakan lebih beraturan dan banyak menggunakan garis-garis lurus atau persegi (rectilinear). Dengan demikian, ada baiknya bangunan rumah atau kantor anda sudah bergaya art deco agar tidak kaku, padu padankan tampilan interior dan eksteriornya. Seperti yang dilakukan penyanyi ternama dunia, Barbara Streisand. Di dalam rumah yang berasitektur seprti rumah-rumah peternakan, Streisand mengisnya dengan beragam interior dan eksterior yang ditata secara medetail. Sala hatu yang unik adalah gaya art deco. Dari tampak luar, tempat tinggal Streisand ini kuat dengna konsep desa dan peternakan. Namun, dengan cara yang cantik, Streisand dapat menyatukannya dengan gaya art deco.

Ruang tamu ia buat menjadi seubah projection room yang seolah berfungsi sebagai mesin waktu untuk kembali ke era 1920-an dan 1930-an. Melansir rumahuni.com, Streisand mengisi ruang tamunya dengan mebel bergaya art deco yang dipadupadankan dengan berbagai macam koleksi barang antic miliknya. Sofa dengan lengkungan-lengkungan  khas gaya art deco dan penggunaan meja berkonsep kubisme, ditambah rak-rak kecil di belakangnya, serta beberapa pernak-pernik yang memiliki efek kilauan. Streisand amat mengagumi arsitek seperti Frank Llyod Wright*). Dirinya juga amat menaruh perhatian pada warna dan ia amat menyukai warna abu-abu serta burgundy. Kedua warna inilah yang dipakai untuk eksterior dan interior rumahnya. Tak hanya itu ia amat memperhatikan koordinasi warna dalam menata interiornya.

Selain itu, Streisand memiliki sebuah ruangan yang disebut Antique Shop yang berisi koleksi benda-benda antic miliknya. Ruangan tersebut terinspirasi dari Hector Guimard (1867-1942)., seorang arsitek era art nouveau yang terkenal dengan karyanya berupa pintu kaca indah. Karya Guimard ini hingga sekarang masih dapat dilihat di Stasiun Abbesses, Paris, Perancis.

*) Frank Lloyd Wright (1867-1959) adalah seorang arsitek terkenal dari awal tahun 1900-an. Rumahnya terkenal dengan julukan “Robie House”, yang tata ruangnya seperti jaringan jalan yang ruwet dan jendela kaca berpola geometris.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar