Sabtu, 12 Desember 2020

FITUR KLASIKA|PROPERTI

Rumah di Lahan Miring
By Kevin
LAHAN miring sering dihindari untuk mendirikan bangunan, utamanya rumah. Sebagian orang bahkan lekas-lekas menimbunkan tanah untuk membuatnya menjadi rata. Sebenarnya jika memiliki tanah yang miring tak perlu meratakannya, sebab kondisi itu dapat disulap menjadi daya  tarik untuk rumah kita.
Ada beberapa keuntungan yang dimiliki lahan miring. Pertama, kita akan memiliki bentuk rumah yagn unik. Kedua, harga tanah yang miring cenderung lebih murah dibanding tanah landai. Ketiga, rumah yang berdiri di atas lahan miring cocok untuk orang-orang yang berjiwa muda dan memiliki selera seni. Keempat, setelah kita berhasil membuat rumah apik dengan memanfaatkan kontur tanah, nilai investasi property kita kan terdongkrak naik.
Membangun rumah di lahan yang miring cenderung membutuhkan jasa arsitek. Tanah yang miring biasanya akan menantang kreativitas sang arsitek. Pada kontur tanah yang tak rata, ktia bisa mengeksplorasi ruangan dan menciptakan tempat-tempat  yang unik. Meski demikian, setiap ruangan harus diatur agar tak merepotkan penghuninya kelak.
Umumnya, rumah yang berdiri di tanah yang miring dirancang dengan pengelompokan ruangan berdasarkan fungsi. Semisal, ruang keluarga terletak sebidang dengan ruang tamu atau dapur dengan ruang makan. Pengelompokan ini bertujuan agar ruma hmenjadi efisien dan efektif.
Rumah di lahan berkontur biasanya aakn menggunakan banyak tangga untuk menyatukan ketinggian tanah yang berbeda-beda. Selain itu, arsitek akan mengusulkan adanya split level atau mezzanine. Namun, jika tanah tidak terlalu miring, mezzanine tak terlalu diperlukan.
Bagaimanan degan gaya rumah? Ruma hdi lahan miring umumnya bergaya minimalis modern. Kita bisa memiliki tiga lantai di level tanah yang berbeda. Contohnya, lantai satu ada di bawah level tanah, lantai dua sejajar level tanah, dan lantai tiga di ats level tanah. Di lantai tiga, arsitek dapat menerapkan jendela-jendela besar. Selain itu, kita dapat pula mengeksplorasi pencahayaan, di dalam dan luar ruangan. Lampu-lampu yagn dipasang tak hanay untuk penerangan, tetapi dapat juga berfungsi sebagai aksen rumah.
Yang harus diperhatikan pada tanah miring adalah kecenderungan tanah yang kurang stabil. Oleh sebab itu, sistem drainese harus dibuat dengan baik. Beberapa tanaman juga bisa ditanam untuk mencegah longsor, misalnya bambu dan pohon mangga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar