Sabtu, 09 April 2011

Trik menyejukkan rumah tropis

Trik menyejukkan rumah tropis

Oleh Kevin

Tinggal di area beriklim tropis memang harus rela berhadapan dengan sinar matahari setiap hari. Meski menyenangkan, kadang hal ini justru menjadi problema ketika ingin menghadirkan kesejukan di dalam rumah.

Betapa tidak. Pancaran sinar matahari itu bisa menembus hingga ke bagian dalam rumah, sehingga alih-alih mendapat kenyamanan, ruangan justru terasa sumpek dan panas. Alam memang tak bisa diatur sesuai keinginan, tetapi selalu ada cara untuk menyiasatinya. Agar ruangan dalam rumah tetap sejuk dan tidak pengap meski tinggal di tengah kota, ada beberapa cara yang dilakukan:

  1. membuat plafon yang tinggi. Minimal 3 meter, sehingga volume ruang besar dan udara dapat mengalir lancar. Pasalnya, jarak yang jauh antara lantai dan plafon memungkinkan udara bergerak bebas pada ruang kosong. Cara ini pun kerap digunakan untuk menyiasati rumah dengan lahan terbats, yang tak hanya memaksimalkan udara bergerak, tetapi juga membantu memberi efek ruang lebih lapang.
  2. membuat jendela pada sisi yang berbeda, untuk melancarkan jalannya aliran udara. Letak jendela bisa disesuaikan dengan arah datangnya angina untuk memaksimalkan jumlah udara yang masuk ke dalam rumah. Apalagi posisi jendela telanjur tida ksesuai dengan arah datang angina, gunakan tanaman yang cukup tinggi yang berfungsi sebagai pembelok angina. Peletakan tanaman pun harus tepat karena jika salah, aliran udara malah terhambat.
  3. desain jendela pun menentukan banyaknya udara yang masuk ke dalam rumah. System bukaan pivot memungkinkan udara lebih banyak masuk, ketimbang dengan system bukaan atas bawah.
  4. agar distribusi udara merata ke seluruh ruangan, sebaiknya tat interior dengan konsep ruang terbuka yang minim sekat. Cara ini pun membuat ruangan yang mungil terasa lebih lapang dan melegakan. Kalaupun ingin membuat privasi pada salah satu ruangan, gunakan sekat yang bersifat nonmasif dan masih memungkinkan udara untuk melewatinya, seperti material bamboo.
  5. peletakan furniture pun berperan penting untuk memaksimalkan lancarnya aliran udara. Hindari meletakkan lemari besar di tengah ruangan, karena dapat menjadi penghambat aliran udara.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar